belajar

Lama memang, goresan pikirannya tiada kunjung hadir. Dan seperti merasa ketinggalan “karena postingnya pas banget ketika saya libur”, segera saya membaca rangkaian kata-kata di artikel terbarunya. Sudah ada dua orang yang memberikan respon. saya yang ketiga.
Jam 8.00. Waktunya berangkat ke Jakarta. Awalnya mau saya tulis I Have Been Waiting Here. Tapi mikir lagih, terlalu vulgar bahkan no***. Akhirnya meski merasa belum pas, saya pilih someone (biar agak tersamar). Someone Have Been Waiting Here. hihihihi.
Meninggalkan kantor.Setelah duduk dibelakang Pak Supir, masih saja ada perasaan yang tidak pas. Entah apa. Sampai saya buka Cliff. Membuka halaman yang membahas Some, Any dan Every. Perasaan malu muncul berombak-ombak. Tata Bahasanya salah.
Saya buka henpon cdma, memilih fasilitas browser. berharap masih ada kesempatan mengirim komen ralat sebelum keluar dari area Bandung. Name diisi sudah, begitu pula dengan Email Address, URL Address, Pilihan Yes atau No, Mengisi komen “And Someone Has Been Waiting Here”, Security Code, dan meng-klik Post Button. Dua kali dicoba. Namun sayang, keburu masuk wilayah Jakarta. Sedikit gelisah, saya yakin, mungkin dua orang rekanku tidak tahu sama sekali apa yang menjadi sebabnya. Yang pasti ingin rasanya segera membuka internet dan mengisi komen ralat.
Setelah urusan di Jakarta selesai. Jam 4 kembali ke Bandung. Menghampiri meja kerja; log in, membuka blog sebelah lagi, mengisi komen ralat, mencoba mengirim lagi ketika ada error message. Setelah di refresh, baru bisa masuk, tapi jadinya dua, bahkan tiga. Lho ?
Ternyata, sebelum ada komen ralat, ada peri baik hati yang memperbaiki kesalahan menggelikan dari komen bahasa Inggris saya. Akhirnya hanya berucap Terima kasih. Terima kasih yang banyak sekali.
Miss you… ehhh ? (heheh)
Pic is from here






