rindu
Blogwalking ke rumah lama. sembari nostalgia. merasakan aroma randevo dengan jiwa yang entah kemana sekarang adanya. kangen banget. meski memang tiada waktu yang mundur. tapi tak mesti dicerca disaat nilai-nilai hidup kita raih kembali, meski dari kertas koran usang, bungkus gorengan kacang. sebuah pelarian. meski dengan sempurna saya lantangkan, sebuah penemuan diri kembali. yak…meski mungkin untuk detik ini.
Terbitkan lagi nada sumbangmu. Luapkan berjuta riak di benak. Tak usahlah ragu, takut dan hilang asa populis. Deraikan kearifan dalam ‘pandangan ketidakarifan semesta’ sekalipun.
Dirimu adalah suara jiwa, bukan celoteh, asumsi atau applaus berjuta penonton.
Berjalan dalam nilai yang kau kutatkan kuat. Jangan kau bunuh dan kau sakiti lagih rumput-rumput liar, ranummu. Kau takut ‘kamu sih !’ atau ‘kalau saja kamu, blablabla’ ?. Dengarkan, rasakan dan berilah nilai patut pada sejatimu. Buang semua alasan dan argumen yang bukan kamu
saya catat satu komen yang begitu biasa, namun begitu luarbiasa dari seseorang yang sangat luar biasa.
nananias said…
omongan orang patut didengar. siapa tau ada hal yang bagus yang bisa dipetik. well unless semua cuman jadi stumbling block, then you should stand guard for what you believe in. after all it is your life.
this one rocks babe!
November 17, 2006 8:21:00 PM WIT
saya bisa tersenyum. meski tidak patut lama lama. bagaimanapun harus beranjak. berpijak dalam perjalanan masa. dan untukmu,saya hanya bisa mengingatmu. mendoakanmu. semoga engkau selalu bahagia.merindukanmu selalu…


