bekuan
telah kupilih teman hatiku, dirimu.
meski tiada tiap kadang ketegaran diawalnya
telah kupahat didindingnya namamu
sekalipun itu tak ayal menghujam keasaan
akhirnya bisa. dan begitu indah
setelah damai.dan sebelumnya mengarungi berbagai perintangan
sepenuh ku tiada akan mau mampu memupus semua
dalam deras halilintar dan semeski salju membekui
apakah aku semesti menyerah dan membujuk jiwa berpasrah ?
dalam kesempurnaan rasa. meski riak riak memekak
sebenarnya aku tiada pernah merisaui ketegaran hati ini
aku bisa menguat. waktu telah menempa. rasa telah mempurna
justru bimbangku nampak menimbang mimpi mimpi
yang selalu menali indah dalam benak dan mensenyawa dalam keindahan pikirmu
aku serasa mengoyak, membebat, memberatbebanmu selalu
aku telah senampak sesempurna penghalang cahaya terang gemintang gemilang
dengan segala kurang dari kesempurnaan ada ini
aku begitu memujamu. tapi sejengkalpun tiada membuat engkau merasa kenyamanan
aku seutuh beku
Pic is from here


