ternyata tautan pikir dan kaitan asa,
tidak terlalu mampu mengimbang;sentuhan raga,rasa.
karena terkadang,segala,membutuh kebuktian(fisik)?
bukan khayal.
semisal perintah maju menyerang,bertahan dikancah perang,
mundurpun bergenderang.
tapi diri,bukan prajurit dibawah komando,
aku asa yang merdeka.maju terus