Tak Bermusim (Compilation)
Kondisi kejiwaan manusia kadang bermusim, perasaan jenuh dan bosan mungkin akan hadir dikala kondisi alamiah pasangan berubah; usia, raut wajah, kesehatan dan semisalnya. Dikala kondisi seperti itu, mutlak diperlukan energi yang menguatkan keduanya untuk bisa bersabar mempertahankan hubungan. Energi yang hadir dari kedua hati. Tidak menjadi soal energi itu hadir sebelum memilih atau setelahnya. Yang pasti energi itu harus ada. Dan mutlak adanya. Energi yang tidak meminta syarat. Energi yang tidak mengenal musim. Karena hidup tidak hanya cukup bermodal materi. Energi itu adalah cinta.
Tak Bermusim, MIV
Makan itu cinta ! Banyak kan yang bilang gitu dengan sinis. Sinis karena mereka taunya cinta itu soal sayang-sayangan fisik, ciuman, gandengan, pelukan dsb dsb kali ya ?.…
Padahal energi itu mustinya tentang semangat saling mengerti, saling memahami, saling membuka diri, saling memeluk termasuk saat sama sekali ndak punya hak minta dipeluk karena membuat kesalahan itu jamak dan manusiawi banget. Saling mendukung, saling membangun, saling menguatkan, saling berpegangan kuat dalam badai, saling menyokong untuk menjadi individu-individu yang lebih baik setiap hari.…
Energi yang tulus untuk menerima sesempurna ada.….



