Sewujud Keindahan

[perjalanan Pusdiklat-> Kompleks Slipi. Melintas Kawasan Pondok Indah]
“Coba liat Pak, Bagus-bagus kan rumahnya !, Kapan nih kita punya rumah disini; satu meter tanahnya saja seharga lima juta, belum ngebangunnya, apalagi perawatan rumahnya nanti…Memang kawasan elit. Beda ama yang di Slipi, buat sekedar berteduh sih lumayan. Lumayan tapi udah 20 Tahun hehehe. Mesti beresin dulu kuliah deh kayaknya, baru bisa beli”
Jakarta,21 April 2007, Letkol.Xxx Xxxxxxxxxxx, XX
Manusiawi.Mengharapkan sesuatu yang lebih dari yang sudah kita miliki sekarang. Mata dan hati kita, sedemikian penuh terfokus pada keindahan yang terpancar dari sesuatu yang belum dan ingin kita miliki.
Terkadang. Kita seperti lupa akan apa yang telah kita dapatkan, sebagai anugerah dari Tuhan. Lenyaplah segala indah yang selama ini kita dapati darinya; usang, pudar. Hilanglah ingatan, betapa hari-hari kita, tak lepas dari anugerah itu; suka maupun duka.
Mungkin adalah cobaan, yang menakar kesadaran; bersyukurkah kita dengan segala pemberian ?. Tentu dengan senantiasa menjaga dan merawatnya sebelum Tuhan mengambil kembali dari genggaman kita.
Adapun usang, pudar; tetaplah itu milik, kepunyaan dan bagian dari hidup kita.
24 April 2007 00:05:12
pic is from here


